Islam memberikan panduan lengkap agar seks bisa tetap dinikmati seorang muslim tanpa harus kehilangan ritme ibadahnya.
Bulan Syawal, bagi umat Islam Indonesia, bisa dibilang sebagai musim kawin.
Anggapan ini tentu bukan tanpa alasan.
Kalangan santri dan muhibbin biasanya memang memilih bulan tersebut sebagai waktu untuk melangsungkan aqad nikah.
Kebiasaan
tersebut tidak lepas dari anjuran para ulama yang bersumber dari
ungkapan Sayyidatina Aisyah binti Abu Bakar Shiddiq yang dinikahi
Baginda Nabi pada bulan Syawwal.
Ia berkomentar,
“Sesungguhnya pernikahan di bulan Syawwal itu penuh keberkahan dan mengandung banyak kebaikan.”